AKAR BAHAR


AKAR BAHAR

Akar bahar sering digunakan sebagai hiasan oleh para laki-laki dayak, kadang para lelaki yang lulus dari belajar “Kuntau” – atau istilah dayak ngajunya “batamat” akan menggunakan gelang akar bahar ini. Akar bahar adalah semacam tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di antara amber zaman sekarang.

Nama bahar berasal dari bahasa arab yang berarti “laut”, jadi akar bahar artinya akar laut. Penggunaan akar bahar memang merupakan pengaruh budaya luar seperti Melayu, Ternate, Buton, Bugis, Madura, Maluku dan orang-orang Lamor (suku di daerah Filipina).

Didaerah Maluku terutama di Ambon, kata-kata akar bahar diganti dengan ruhu atau luhu. Akar bahar yang berwarna hitam mereka sebut ruhu/luhu mete.

Ada 4 macam akar bahar, yaitu:
1. Akar bahar hitam
2. Akar bahar kelabu
3. Akar bahar putih

Akar Bahar Putih

Akar Bahar Putih

4. Akar bahar merah

Akar Bahar Merah

Akar Bahar Merah

Akar bahar hitam terbagi lagi dalam beberapa jenis, yaitu:
• Akar bahar bercagak
• Akar bahar tali urus (akar bahar gelombang lautan)
• Akar bahar ular (bentuknya seperti ular hitam)

Akar Bahar Ular

Akar Bahar Ular

• Akar bahar jantan
• Akar bahar betina
• Akar bahar kipas

Akar Bahar Kipas

Akar Bahar Kipas

• Akar bahar rumput mirip dengan daun cemara yang halus

Akar Bahar Rumput

Akar Bahar Rumput

Ada lagi semacam akar bahar yang disebut ratu akar bahar dan tumbuhnya BUKAN di tepi pantai laut, celah-celah batu karang, melainkan di pegunungan. Akar ini sangat jarang dan sukar didapati orang. Kalaupun ada, ia timbul di tempat-tempat yang tersembunyi di gua-gua atau didalam rimba raya yang lebat dan sukar ditempuh manusia. Dipercaya ratu akar bahar mengandung obat yang dapat menyembuhkan bermacam-macam penyakit.

Jenis akar bahar abu-abu bertangkai tebal dan pada ujungnya runcing seperti tanduk rusa. Sedangkan akar bahar putih sangat jarang didapati orang. Mungkin agak sukar mengambilnya karena akar ini kebanyakan tumbuh di dasar laut yang berombak keras. Warna akar bahar putih ini persis warna kembang kemuning yang sudah kering.

Orang-orang Maluku dapat membedakan antara akar bahar jantan dan betina. Yang jantan dapat dikenali dari tangkainya yang panjang-panjang, sedangkan yang betina bertangkai pendek.

Akar bahar sering digunakan sebagai gelang, kalung dan perhiasan, tetapi juga diyakini memiliki khasiat memuntahkan racun yang termakan orang, misalnya terkena racun ikan, rajungan, kepiting dan jenis ikan laut lainnya. Beberap juga meyakini menggunakan akar bahar akan menolak segala jenis guna-guna jahat dan dalam mencari nafkah hidup sehari-hari lebih ulet, tahan uji dan kuat menahan godaan.

Tabe,
Bekasi 25 – Sept – 2013

Iklan