OBAT-OBATAN DAYAK


OBAT-OBATAN DAYAK

Kali ini saya akan bahas beberap obat-obatan khas Dayak dan kebanyakan obat-obatan ini tidak / belum memiliki nama dalam bahasa Indonesianya. Yang saya masukan didalam blog ini adalah yang saya dapatkan dokumentasinya dan sudah bisa dibudidayakan, sebenarnya masih banyak obat-obatan Dayak yang lain, bahkan pernah dicoba untuk mengobati orang kecanduan narkoba, AIDS, kanker dsb. Mengingat pengetahuan-pengetahuan tentang obat-obatan ini diklasifikasikan rahasia didalam budaya Dayak, sehingga hanya tersisa sedikit yang memiliki pengetahuan tentang obat-obatan ini.

Orang Dayak jika membantu meracik obat tidak pernah menetapkan tarif, dalam adat biasanya si sakit harus meminta sendiri obat atau keluarganya atas persetujuan tempun bereng atau yang punya tubuh kepada orang yang ahli masalah obat-obatan setelah sisakit menerima ramuan maka ia harus memberikan PANGARAS – arti harfiahnya Penguat, yaitu sejumlah uang berdasar kerelaan hati untuk menghargai usaha dan kelelahan orang yang harus masuk hutan untuk mencari obat-obatan ini. Dan obat-obatan ini tidak akan pernah diberitahu namanya oleh yang meraciknya, konon jika ia memberi tahu namanya obat ini tidak akan manjur lagi. Kemungkinan ini untuk memberik efek placebo tetapi juga untuk menjaga rahasia pengobatan ini hanya kepada keluarganya.

1. BATU TUNGU

Batu Tungu

Batu Tungu

Batu Tungu

Batu Tungu

Ini adalah obat kesuburan Dayak Lun Dayeh disebut Batu Tungu, diipercaya jika kikisan batu ini diseduh air panas dan diminum oleh wanita akan menambah kesuburan untuk dapat memperoleh anak. Batu ini kemungkinan berasal dari getah pohon tertentu yang sampai sekarang penulis masih belum ketahui

2. DAUN KARAKEK

Daun Karakek

Daun Karakek

Obat Dayak Tagel (Murut): Untuk wanita yang baru saja melahirkan agar cepat sembuh dan cepat rapet

3. DAUN SANGKAREHO

Daun Sangkareho

Daun Sangkareho

Daun ini konon digunakan oleh para makhluk halus untuk mengobati dirinya setelah terluka berkelahi atau berperang. Jika luka digosokan daun ini maka luka itu akan cepat halit atau tertutup. Juga obat ini dapat digunakan untuk diminumkan ke ibu yang baru melahirkan agar cepat sembuh.

4. SAE

Kayu Sae

Kayu Sae

Daun Sae

Daun Sae

Kulit kayu sae ini digunakan orang Dayak sebagai ramuan teh, gunanya untuk memberikan kesahatan dan stamina tubuh. Tetapi juga digunakan oleh orang Dayak terutama ibu-ibu setelah melahirkan supaya bentuk tubuhnya kembali seperti semula.

5. JARANGAU BAHANDANG

Jarangau Bahandang

Jarangau Bahandang

Obat ini termasuk cukup langka dan sukar dicari, konon salah satu manfaatnya ialah mengobati Thalasemia disamping masih banyak kegunaan laiinya.

Sebenarnya masih banyak obat-obatan lain yang pernah dipakai dan berhasil menyembuhkan penyakit seperti kanker, stroke, kecanduan narkoba, menstabilkan orang yang terkena HIV, bahkan Wanita Dayak Punan jaman dahulu setelah melahirkan besoknya dapat kembali bekerja karena mereka menggunakan sejenis ramuan obat yang sampai sekarang juga masih menjadi rahasia. Penulis pernah ke hutan sebangau di Kalimantan Tengah – seorang peneliti Belanda menemukan jamur yang diyakini bisa menekan sel kanker, sayang penulis tidak sempat mendokumentasikan jenis jamur ini.

Kekayaan hayati ini harus terus dijaga apalagi hutan Kalimantan sudah semakin rusak oleh ketamakan manusia baik itu oleh penambangan, illegal logging dan sawit. Akankah obat-obatan berharga ini hilang???

Tabe

12/Feb/2014

Iklan