LEGENDA BANDEHUN


LEGENDA BANDEHUN

Oleh: Malahoi Desaku

BANDEHUN adalah salah satu legenda Dayak yang terkenal, seorang Jipen (Budak) yang dapat mengangkat harkat Martabat dirinya, sehinga namanya menjadi salah satu yang di-keramatkan, yaitu KERAMAT HANGKI yang berada di MANUHING antara Desa Guhung dan Mantuhe, GUNUNG MAS.

Menurut Legenda BANDEHUN adalah seseorang yang di besarkan oleh anjing, di karenakan kedua orang tuanya telah menjadi “Lapik” sandung (Korban manusia yang di benamkan hidup-hidup di bawah sandung dalam upacara Tiwah tuannya yang telah meninggal), orang tua BANDEHUN sendiri menjadi jipen di karenakan Kampungnya telah kalah dalam perang asang, sehingga pihak yang kalah harus menjadi Jipen.

Setelah dewasa BANDEHUN mendengar cerita asal usulnya dari orang yang di temuinya dalam perjalannya, sehingga itulah yang mendatangkan niatnya untuk membalaskan dendam Orang tuanya dan penduduk Kampung asalnya. Maka dia meminta pendapat kepada orang tua asuhnya (anjing yang mengasuhnya) sehingga di berikanlah kepadanya Penyang Asu, yang menyebabkan BANDEHUN memiliki keberanian, kecepatan, ketajaman, naluri seperti Anjing.

Singkat cerita di seranglah desa Kayau yang telah menyerbu Kampungnya, dan itu di lakukannya sendiri tampa bantuan orang lain. Dalam kampung Kayau tersebut tidak ada yang bisa menandingi BANDEHUN, sehingga menyebabkan Kematian yang banyak di Pihak kampung Kayau, dan hampir tidak ada yang selamat, sedikit yang dapat melarikan diri.

Maka BANDEHUN membangun sebuah Betang yang Tiangnya dari Tengkorak manusia, dan bagian-bagian Betang dari Tulang manusia, dindingnya dari Kulit manusia, atapnya Dari rambut manusia. Disitulah BANDEHUN di takuti pada masanya. Lokasi Betang Bandehun masih dapat di tunjukan oleh masyarakat sekitar Manuhing (di antara desa Jalemu dan Talaken).

Ilustrasi

Ilustrasi

Note: cerita ini saya dapat ketika berkunjung ke desa Guhung, dan melihat langsung Keramat Hangki.

Iklan