KOPDAR FoD CHAPTER BANDUNG


KOPDAR FoD CHAPTER BANDUNG

Untuk pertama kalinya FoD melakukan Kopdar yang diadakan di Bandung di Asrama Mahasiswa Kalimantan Timur “Lamin Mahakam” pada hari Sabtu tanggal 1 Maret 2014. Dalam pertemuan pertama ini Folks di Bandung melakukan diskusi budaya mengenai Mandau dan filosofi yang terkandung didalamnya dari beberapa prespektive Sub Suku Dayak, selain membahas mengenai Mandau, folks Bandung juga banyak mendapat informasi-informasi petua dan budaya penting dari beberapa teman yang hadir.

Yang menghadiri ada 7 orang masing-masing dari sub Suku: Kanaytn, Kenyah, Tidung, & Ngaju. Sehingga cukup menambah wawasan kami yang hadir dalam acara Kodar kali ini.

Dalam diskusi mengenai Mandau kami belajar bagaimana melihat ciri khas Mandau Masing-masing sub suku Dayak, misal antara Mandau Kenyah dan Dayak Ngaju, kemudian cara menghitung panjang bilah mandau agar apakah sesuai dengan pembawaan kita atau tidak, kemudian konsep PUSER UNDANG – simpul di sarung mandau. konsep simpul ikatan mandau, konsep ukiran gagang mandau, konsep penyang atau azimat yang digantungkan di Mandau, konsep KAPIT DUIT, penggunaan rambut pada gagang mandau, konsep tatahan pada bilah mandau, dan hal-hal lainnya.

Dalam waktu dekat FoD juga akan membuat chapter di Jogja dan Palangkaraya, sehingga ada suatu wadah komunitas orang-orang Dayak untuk berdiskusi budaya dan juga menggagas suatu ide untuk kemajuan Dayak sendiri dan tentu tidak hanya ide tetapi bagaimana to make it happened! Jika beberapa kota sudah ada chpaternya maka bisa dibuat suatu kegiatan-kegiatan semacam street performance misal dengan mengundang folks chapter lainnya, membuat kegiatan ekspedisi yang didalamnya kita akan membagi team untuk melakukan penelitian, dan menjadi relawan untuk setiap event Dayak yang akan dilakukan oleh komunita atau organisasi lainnya. Sebab inti komunitas FoD adalah bukan membentuk suatu organisasi tetapi sebuah komunity dan project-projectnya pun community based project, sehingga tidak akan mengikat siapapun dari komunitas atau organisasi manapun. Bahkan jika tanpa menggunakan nama FoD pun tidak menjadi persoalan selama itu untuk kemajuan Masyarakat Dayak.

Senjata yang dibawa; 1 Mandau Kalteng, 2 Mandau Kenyah, 1 Mandau Serawak, 1 Parang Maluku, 3 Dagger tulang kaswari Papua

Senjata yang dibawa; 1 Mandau Kalteng, 2 Mandau Kenyah, 1 Mandau Serawak, 1 Parang Maluku, 3 Dagger tulang kaswari Papua

Folks Bandung

Folks Bandung

3 4

 

Tabe

3/Feb/2014

Iklan