TATTOO DAYAK RUMPUN DUSUN, MURUT & KELABIT


TATTOO DAYAK RUMPUN DUSUN, MURUT & KELABIT

Dari: Tulisan Charles Hose, SC.D & Shelford M.A F.LS A material for a study of tatu in Borneo

Tattoo Dusun

Hanya kaum prianya saja yang ditatu, designnya sangat sederhana terdiri atas sebuah garis selebar 2 inch = 5 cm yang melengkung dari bagian bahu dan bertemu di bagian perut, dari situ masing-maisng garis menyimpang kebagian panggul dan berhenti disitu; dari bagian bahu setiap garis mengalir ke bagian atas lengan, sedangkan pada bagian lengan bawah terdapat garis melintang dimana garis tersebut menunjukan jumlah kepala yang dipenggal, bentuk tatu ini ditemukan diantara Dayak Dusun yang ada di Idaan; Sedangkan menurut Withead orang Dusun yang tinggal dilereng gunung Kinabalu tatunya tidak lebih dari hanya garis pararel melintang pada bagian lengan bawah mirip seperti kaum Dusun yang ada di Idaan. Kaum wanita Dusun nampaknya tidak ditatu

Tattoo Murut

Orang-orang Murut yang ada di sepanjang Sungai Trusan bagian utara Serawak sangat sedikit mempraktekan budaya tatu; kaum laki-lakinya kadang memiliki pola gulungan kecil tepat diatas lututnya dan motive lingkaran sederhana di bagian dada; sedangkan kaum wanitanya memiliki motive garis halus dari bagian buku jari ke bagian siku. Sedangkan kaum Murut yang ada dibagian Sabah umumnya mempraktekan tatu; kaum prianya ditatu seperti kaum Dusun yaitu beruba 3 garis pararel yang mengalir dari bagian bahu ke bagian pergelangan tangan dan tidak ada garis melintang pada bagian lengan. Ada juga tatu 2 balok pada bagian belakangnya yang menandakan orang tersebut pernah melarikan diri ketika terjadi pertarungan dan menunjukan bagian belakangnya kepada musuhnya.

Gambaran Whithead mengenai seorang wanita Murut di bagian Sungai Lawas memiliki design tatu berupa garis zigzag yang melingkar pada bagian lengan. Sedangkan design kaum laki-lakinya berupa anjing berkaki tiga dengan kepala buaya, kaki yang satunya dibalik kebelakang seolah hendak mengaruk telinganya, namun tidak tidak diberikan infromasi pada bagian tubuh mana yang ditatu. Sedangkan menurut St. John kaum Murut di Sungai Adang dan dibagian Limbang mentatu bagian lengan dan kakinya namun tidak memberikan detail motivenya.

Tattoo Kelabit

Rumpun Dayak ini tinggal di bagian Limbang dan Sungai Baram, kaum Kelabit mirip dengan Murut naum mereka memiliki design tattoo yang berbeda. Kaum prianya ditatu namun sangat jarang sekali yaitu berupa garis putus-putus yang mengalir di bagian lengan. Sedangkan kaum wanitanya ditatu dengan design geometris yang mencolok. Pada bagian lengan ditatu 8 garis zigzag tebal selebar 1/8 inchi atau sekitar 0.3 cm, garis zigzag ini tidak sepenuhnya melingkari bagian lengan tetapi berhenti di bagian tengah dalam lengan (ulnaris). Pola garis ini disebut BETIK TISU – pola tangan. Pada kasus lain dibuat 2 garis melintang disebut TIPALANG, ada juga motive lain dimana garis ini ditatu sepanjang bagian tengah belakang pergelangan tangan dan dua belah ketupat ditatu di bagian metacarpal yang disebut TEPARAT ITU.

Tattoo bagian lengan Dayak Kelabit

Tattoo bagian lengan Dayak Kelabit

Bagian kakinya ditatu pada bagian belakang paha, pada bagian tulang kering kadang juga dibagian lutut. Design tatunya dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

Tattoo bagian kaki Dayak Kelabit

Tattoo bagian kaki Dayak Kelabit

A= BETIK BUAH = Pola Buah

B = BETIK LAWA = Pola ranting

C = BETIK LULUD = Pola tulang kering

D = BETIK KARAWIN

E= UJAT BATU = Puncak bukit

F = BETIK KALANG

Tabe

Bekasi, 7/Maret/2014

Iklan