DAYAK EMBALOH : Strata Sosial & Sistem Pertahanannya


DAYAK EMBALOH : Strata Sosial & Sistem Pertahanannya

Laki-Laki Dayak Embaloh

Laki-Laki Dayak Embaloh

Dayak Embaloh adalah termasuk rumpun Dayak Tamanic dan berada didaerah Kapuas Hulu. Dayak Embaloh terkenal sebagai suku pengerajin manik-manik & perak, senjata, kain dan juga dikenal sebagai suku pedagang. Oleh sebab itu Dayak Embaloh banyak menjalin hubungan yang erat dengan suku-suku Dayak sekitarannya seperti Dayak Iban.

Dalam masyarakat Dayak Embaloh, strata manusia dibagi dalam lima tingkatan:

1. Kaum Bangsawan atau disebut SAMAGAT – Keturunan kerajaan

2. Kaum Perantau / pedagang atau orang kaya disebut PABIRING

3. Rakyat biasa disebut BANUAKA – Masyarakat yang tinggal didalam rumah betang. Namun saat ini istilah BANUAKA dipakai oleh Suku Dayak Taman untuk menunjukkan mereka suku asli di Banua

4. Rakyat dengan derajat rendah atau disebut ULUN

5. Kaum budak atau disebut PANGKAM – apabila sang pemilik budak ini meninggal maka para budaknya juga harus ikut mati bersama tuannya.

Wanita dayak embaloh

Wanita dayak embaloh

Dayak Embaloh terkenal akan sistem pertahanannya yang kuat. Sebagai benteng pertahan kampung, Suku Dayak Embaloh membuat sebuah benteng yang terbuat dari kayu bulat yang ujungnya diruncingi dengan tinggi sekitar 3 meter yang ditanam disekeliling kampung, kemudian bambu-bambu runcing diikatkan disekitar benteng tersebut  dan ujung bamu yang runcing itu diarahkan keluar. Didepan benteng itu juga diletakan batang-batang kayu dan kayu-kayuan yang berduri. Itulah sebabnya Dayak Taman Embaloh mampu menahan serangan Suku Dayak Kayan. Dalam catatan (fakta social, cerita lisan) di wilayah Long Bagun, Bo Bang Juk bersama Ding Lejo (asal Kampung Anah) pernah membawa pasukan dari Mahakam membantu suku Kayan Medalam (Umaq Suling) mengusir suku-suku Taman (suku Turi) dari Sungai Sibau (di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat). Tentara Lejo memerangi suku-suku Taman Embaloh selama bertahun-tahun lamanya, beberapa suku-suku Tamanic bersembunyi di danau-danau yang sampai saat ini masih dapat dijumpai bekas tiang-tiang Balian didanau Sula Bika & Danaun Sayu Jaras.

Selain memiliki pertahanan yang kuat Dayak Embaloh juga memiliki persekutuan yang erat dengan Dayak Iban sebab adanya hubungan perdagangan karena Dayak Embaloh terkenal dengan pembuatan Senjata, perak & perhiasannya, oleh sebab itu Dayak Embaloh adalah satu-satunya suku yang bisa diterima di Rumah Panjang Iban tanpa kepalanya dikayau oleh orang Iban. Keterikatan Dayak Embaloh dengan Iban dapat dilihat sampai hari ini Orang Dayak Embaloh bisa berbahasa Iban, tetapi Orang Iban belum tentu bisa bahasa Taman dan apabila adanya serangan dari Suku Kantuq atau Kayan, maka Dayak Iban akan membantu Dayak Embaloh.

Demikianlah sekilah tentang strata sosial orang Dayak Taman Embaloh dan juga sistem pertahanannya selain membangun benteng pertahanan yang kuat juga menjalin persekutuan dengan Dayak Iban, sehingga mampu menangkis serangan-serangan musuh.

20140403-094136.jpg

Tabe,

Bekasi 3/April/2014

Sumber: Kalimantan membangun (Tjilik Riwut), Alexianto Simukeir Embaloh

 

 

 

 

 

 

Iklan