GATHERING FOD PALANGKARAYA


GATHERING FOD PALANGKARAYA

Acara Gathering FoD Palangkaraya

Acara Gathering FoD Palangkaraya

Pada tanggal 27 Maret 2014 yang lalu untuk pertamakalinya FoD Palangkaraya melakukan acara gathering di rumah admin di daerah Bukit Raya. Selain sebaga sarana untuk saling berkenalan secara langsung dengan anggota FoD di Palangkaraya, dalam acara gathering ini juga dilakukan diskusi untuk Community Project. Ada banyak ide yang dihasilkan, namun yang akan menjadi Pilot Project FoD di Palangkaraya adalah KEGERAKAN ELA MAHAMEN MAHAPAN KUTAK ITAH – Kegerakan Untuk Tidak Malu Menggunakan Bahasa Dayak di Palangkaraya.

DSC00347 DSC00346 DSC00345 DSC00344 DSC00342 DSC00343

Satu kata kunci dalam diskusi yang dihadiri oleh 10 orang ini adalah masih kurangnya ke-PDan pemuda Dayak untuk maju, masih suka di zona nyamannya maka dari itu mindset ini perlu dirubah, dimulai dengan cara yang sederhana yaitu menggugah kebanggaan dalan menggunakan Bahasa Ibu yaitu Bahasa Dayak, sebab saat ini anak-anak muda di Palangkaraya jauh lebih fasih menggunakan bahasa Banjar ketimbang bahasa ibunya sendiri, inipun terjadi didaerah-daerah lain di Kalimantan. Menjawab kekhatira ini yang menggugah rasa kepedulian FoD Palangkaraya dan mencoba menggandeng komunitas lain seperti TDU & Komunitas Betang.

DSC00354 DSC00355 DSC00356 DSC00360 DSC00361 DSC00362 DSC00363

Project kegerakan bahasa ini hanyalah sebuah pilot project yang nanti diharapkan bisa juga dilakukan didaerah lain di Kalimantan, selain mencermati masalah bahasa ada beberapa masukan utamanya ialah mengenai masalah pendidikan. salah seorang folks dari Tabalong Pak Sujani memberikan usulan untuk mendirikan LPK (Lembaga Pendidikan Keterampilan) untuk pemuda-pemudi Dayak. Tentunya ide ini merupakan ide yang sangat bagus dan harus bisa dilakukan, tetapi untuk saat ini FoD mencoba fokus dahulu untuk membuat pilot project ini sebagai suatu challenge. Usulan-usulan lain adalah menggali minat peneliti muda Dayak untuk terlibat didalam penggalian sejarah dan budaya – slaah satu project yang pernah kita coba lakukan adalah pembuatan e-book (klik: Link), walau memang masih belum ada peminatnya, tetapi ini tantangannya untuk memajukan Masyarakat Dayak.

Pertemuan dengan Komunitas Betang

Pertemuan dengan Komunitas Betang

Action items yang sudah dilakukan oleh FoD, setelah melakukan gathering esoknya kami pergi bertemu Sdr. Yuliandra Dedy – sekretari DAD (Dewan Adat Dayak) Propinsi Kalimantan Tengah untuk meminta dukungan terhadap usulan kegerakan ini. Ibarat gayung bersambut ide kegerakan ini pun sangat diterima oleh DAD – bahkan sdr. Yuliandra Dedy telah menghubungi Bapak Sabran (Ketua DAD Prop. Kalimantan Tengah) dan membicarakan mengenai usulan ini. Saat ini yang FoD butuhkan adalah kesedian pemuda/i Dayak di Palangkaraya untuk menjadi Volunteer Duta Bahasa Dayak Ngaju di Palangkaraya. Kegiatan ini tidak mengikat orang-orang dari komunitas lain bahkan kami sangat ini menggandeng semua komunitas Dayak yang lain, bahkan jika tidak harus menggunakan nama komunitas FoD. Sebab yang paling utama adalah adanya kegerakan persatuan dan ada tindakan nyata walau kecil untuk menjaga dan melestarikan budaya kita.Kiwww

DSC00372 DSC00371 DSC00370 DSC00367

Selain kita melakukan gathering dan bertemu dengan DAD Kalteng, anggota FoD Palangkaraya pun melakukan ekspedisi dadakan ke sekitaran Pahandut – kompleks awal pemukiman Dayak di Palangkaraya, yang kisah ini akan saya bagikan di catatan terpisah.

Tabe

Bekasi 3/April/2014

 

Iklan