MACAM-MACAM BENTUK SANDUNG


MACAM-MACAM BENTUK SANDUNG

Hampir semua sub suku Dayak mengenal prosesi secondary burial, jadi tidak hanya cukup dikuburkan tetapi beberapa tahun setelah penguburan akan dilakukan semacam ritual tertentu untuk membantu mengantarkan orang yang mati ke Surga atau dalam agama Kaharingan disebut LEWU TATAU HABARAS, BULAU HABUSUNG HINTAN, HAKARANG LAMIANG.

Setiap sub suku Dayak memiliki nama dan beberapa variasi didalam acara secondary burial ini, misal Dayak Ngaju menyebutnya TIWAH, Dayak Benuaq menyebutnya KWANGKAY, Dayak Tingalan menyebutnya ANULANG, Dayak Maanyan menyebutnya IJAMBE dsb. Ada yang tulang belulang ini dibakar ada juga yang tidak. Kali ini penulis tidak akan membahas secara detail mengenail acara secondary burial ini. Tetapi kali ini penulis akan membagikan beberapa macam bentuk sandung yang dikenal suku Dayak.

Sandung merupakan bangunan seperti rumah yang kecil dan bertiang panjang tempat menaruh tulang belulang leluhur yang di TIWAHkan.

1. KARIRING

KARIRING

KARIRING

Kariring ini bentuknya serupa dulang tempat makan babi, tetapi bertiang panjang satu depa. Sub Dayak Tabooyan yang memiliki bentuk sandung seperti ini.

2. SANDUNG RAUNG

SANDUNG RAUNG

SANDUNG RAUNG

Sandung yang dikenal pada umumnya tetapi memiliki 6 buah tiang

3. SANDUNG TULANG

SANDUNG TULANG

SANDUNG TULANG

Mempunyai 1 buah tiang, gunanya sebagai tempat Balai Telon dan yang diletakan dalam Sandung Tulang ini adalah orang yang mati dibunuh, karena menurut keyakinan bahwa Telon nanti akan membalas kepada orang yang membunuh.

4. PAMBAK

PAMBAK

PAMBAK

Pambak berupa bangunan dimana didalamnya terdapat peti mati yang tidak ditimbun tanah dan disertakan barang-barang orang yang sudah meninggal ini- lebih detail silahkan baca artikel : “PAMBAK” KUBURAN KAHARINGAN DAYAK KATINGAN

Tabe,

West Madura Offshore 30/Mei/2014

Iklan