Babutup (Abon Ikan) khas Dayak Maanyan


Babutup (Abon Ikan) khas Dayak Maanyan

Babutup

Babutup

Oleh: Willy Kalawa Manyingah

Sebagai anak perantauan, kalau ada teman atau keluarga satu kota yang mau balik ke kota perantauan, biasanya mami menitipkan masakan buatan beliau untuk saya.

Salah satunya adalah Babutup atau Abon Ikan khas Maanyan. Kalau abon yang biasa kita makan rasanya manis-gurih dan warnanya kemerahan. Babutup ini warnanya kekuningan dan rasanya asin-gurih. Ikan yang biasa dibuat Babutup adalah ikan baung, tapah, atau ikan patin. Saya lebih senang ikan baung atau ikan tapah yang dijadikan Babutup.

Masakan Babutup ada 2 jenis, yang basah dan yang kering. Saya lebih suka yang kering, selain lebih tahan lama, juga lebih crispy, apalagi ada rasa pedas-pedas sedikit, semakin maknyusslahh

Saat membuat Babutup, daging Ikan digodok dengan bumbu yang dominan aroma kunyit dan serai. Kunyit itulah pemberi warna kuning pada Babutup. Daging dimasak sampai daging ikannya lepas. Karena ikan yang dipakai kaya akan lemak ikan, tidak perlu memakai tambahan minyak. Untuk Babutup kering, ikan terus dimasak sampai garing. Setelah garing, Babutup siap dinikmati, ditaburi di nasi atau dimakan sebagai cemilan, semuanya cocok…

Tabe
10/Jan/2015

Iklan